Anime Review: Shingeki no Kyojin (Attack on Titan)
By : Alfian Mulya Rachmandany
Yo, kali ini saya akan mencoba untuk mereview salah satu anime yang lagi popular di musim ini, yaitu Shingeki no Kyojin.
Judul: Shingeki no Kyojin (Attack on Titan)
Type: Serial Anime
Episode: 25
Tanggal tayang: 6 April 2013 - Ongoing
Genre: Action, Drama, Tragedy, Super Power, Fantasy, Shounen.
Batasan Umur: R - 17+ (Kekerasan dan Kesadisan)
Sinopsis:
Beberapa ratus tahun yang lalu, ras manusia hampir punah dikarenakan adanya kaum Raksasa atau yang lebih dikenal dengan sebutan Titan. Titan biasanya berukuran lebih besar daripada manusia, tidak memiliki kecerdasan, dan memakan manusia. Manusia yang berhasil selamat berlindung disebuah kota yang dilindungi oleh dinding yang sangat tinggi, melebihi tinggi titan manapun.
Sekitar 100 tahun kemudian, kota itu tidak pernah melihat Tttan karena perlindungan dinding. Eren dan saudara tirinya, Mikasa, menyaksikan titan yang berukuran sangat tinggi hingga melebihi tinggi dinding menghancurkan dinding tersebut dan membiarkan titan yang lebih kecil masuk. Seiring masuknya titan ke dalam kota tersebut, mereka menyaksikan kejadian yang tidak akan pernah mereka lupakan. Eren bersumpah akan membunuh semua titan yang ada dan membalas dendam atas nama ras manusia.
Review:
Review berdasarkan pendapat saya pribadi, bukan berdasarkan suka tidaknya kalian. Jadi kalau kalian gak terima, ya udah, terserah kalian mau ngapain.
1. Plot (9/10):
Ceritanya mungkin terdengar simple, tapi sejauh ini ceritanya merupakan salah satu yang mempunyai plot terbaik. Manusia vs. Titan. Manusia hampir punah karena Titan dan mereka mencari cara supaya bisa kembali hidup dengan tenang. Ceritanya disajikan dengan sangat bagus sehingga bagian flashback pun terasa tidak membosankan.
2. Animasi (10/10):
Animasinya terlihat sangat lembut dan epic. Walaupun desain karakter terlihat seperti penggambaran manga lama, kualitas karakter dan penggambaran detailnya sangat wow. Semua adegan pertarungannya dapat terlihat dengan jelas meskipun hanya berlangsung dalam hitungan detik saja. Semua dari adegan omongan biasa sampai pertarungan yang menggunakan 3D Maneuver Gear sangat bagus.
3. Suara (8/10):
Semua suara sangat pas dengan suasananya. Lagu openingnya saja sudah sangat cocok dengan animenya.
4. Karakter (10/10):
Setiap karakter mempunyai latar belakangnya masing - masing. Setiap latar belakang berbeda tapi mempunyai satu sumber masalah yang sama yaitu: Titan. Beberapa karakter lebih menderita daripada yang lainnya. Semua sifat karakter juga sesuai dengan desainnya.
5. Kenikmatan (9/10):
Sejauh ini saya sangat menikmati menonton anime ini. Animasinya penuh dengan kata - kata kotor dan adegan - adegan yang sadis (makanya ratingnya 17+). Pertama kali saya emang gak suka dengan anime ini karena teknik penggambarannya, tapi semua itu berubah setelah saya menononton animenya. Lebih baik menonton ini tidak sambil makan.
Overall (9/10):
Anime ini wajib ditonton bagi kalian para otaku yang menyukai anime dengan cerita yang gelap, penuh dengan pertarungan, dan penggemar fantasy. Tidak banyak fan-service yang disediakan (malah setahu saya gak ada), tapi penuh dengan kesadisan yang tak terbayangkan.
Tag :
Anime Review
,
Others
,
Lorem Ipsum
By : Alfian Mulya Rachmandany
Untuk para pembuat blog atau para designer mungkin familiar dengan kata Lorem Ipsum. bagi blogger, Lorem Ipsum biasanya ditemui saat kita ingin membuat blog atau saat kita ingin meninjau hasil editan html. Disana ada deretan teks yang diawali dengan Lorem Ipsum.
Setelah saya cari di internet (ya, saya emang kurang kerjaan), ternyata Lorem Ipsum bukan sekedar kumpulan kata yang asal ketik saja. Lorem Ipsum berasal dari potongan teks buku Romawi ciptaan Cicero yang berjudul De Finibus Bonorum et Malorum. Untuk siapa pertama kali yang menggunakannnya sebagai pengisi text dalam dunia pemrograman masih belum jelas
Berikut adalah bagian teks yang digunakan sebagai sumber Lorem Ipsum (kalau mau dibaca ya silahkan):
"Sed ut perspiciatis, unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam eaque ipsa, quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt, explicabo. Nemo enim ipsam voluptatem, quia voluptas sit, aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos, qui ratione voluptatem sequi nesciunt, neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum, quia dolor sit, amet, consectetur, adipisci velit, sed quia non numquam eius moditempora incidunt, ut labore et dolore magnam aliquam quaerat voluptatem. Ut enim ad minima veniam, quis nostrumexercitationem ullam corporis suscipit laboriosam, nisi ut aliquid ex ea commodi consequatur? Quis autem vel eum iure reprehenderit, qui in ea voluptate velit esse, quam nihil molestiae consequatur, vel illum, qui dolorem eum fugiat, quo voluptasnulla pariatur? [33] At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus, qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti, quos dolores et quas molestias excepturi sint, obcaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa, qui officia deserunt mollitia animi, id est laborum et dolorum fuga. Et harum quidem rerum facilis est et expedita distinctio. Nam libero tempore, cum soluta nobis est eligendi optio, cumque nihil impedit, quo minus id, quod maxime placeat, facere possimus, omnis voluptas assumenda est, omnis dolor repellendus. Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet, ut et voluptates repudiandae sint et molestiae non recusandae. Itaque earum rerum hic tenetur a sapiente delectus, ut aut reiciendis voluptatibus maiores alias consequatur aut perferendis doloribus asperiores repellat."
Terjemahan dalam bahasa Indonesia:
"Demikian pula, tidak adakah orang yang mencintai atau mengejar atau ingin mengalami penderitaan, bukan semata-mata karena penderitaan itu sendiri, tetapi karena sesekali terjadi keadaan di mana susah-payah dan penderitaan dapat memberikan kepadanya kesenangan yang besar. Sebagai contoh sederhana, siapakah di antara kita yang pernah melakukan pekerjaan fisik yang berat, selain untuk memperoleh manfaat daripadanya? Tetapi siapakah yang berhak untuk mencari kesalahan pada diri orang yang memilih untuk menikmati kesenangan yang tidak menimbulkan akibat-akibat yang mengganggu, atau orang yang menghindari penderitaan yang tidak menghasilkan kesenangan?" (dari Wikipedia)
Ya itulah artikel mengenai Lorem Ipsum. Walaupun mungking gak ada gunanya buat kalian yang membaca, tapi itu sangat berguna untuk mengatasi kebosanan saya. Arigatou Gozaimasu (^_^)/
Tag :
Others
,
Rangkuman Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit
By : Alfian Mulya Rachmandany
Postingan kali ini mengenai Tips dan Triks Menguasai Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit. Monggo dipelajari jika mau :D :D
Overview:
Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit merupakan Materi Kimia yang diberikan kepada siswa di kelas X. Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit merupakan materi pendahuluan bagi siswa untuk mempelajari Materi Elektrokimia di kelas XII nanti.
Nah, untuk menguasai dengan cepat Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit ini, silahkan perhatikan penjelasan di bawah ini:
Dari istilah-istilah di atas, timbulah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini:
Overview:
Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit merupakan Materi Kimia yang diberikan kepada siswa di kelas X. Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit merupakan materi pendahuluan bagi siswa untuk mempelajari Materi Elektrokimia di kelas XII nanti.
Nah, untuk menguasai dengan cepat Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit ini, silahkan perhatikan penjelasan di bawah ini:
Dari Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit di atas, istilah baru yang muncul adalah:
- Larutan adalah suatu pencampuran 2 zat, yaitu zat terlarut (solute) dengan pelarut (solvent).
- Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik
- Larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik
Pertanyaan ke-1: Mengapa larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik, sedangkan larutan non elektrolit tidak dapat menghantarkan arus listrik?
Jawab: Karena larutan elektrolit mengandung ion-ion yang bebas, sedangkan larutan non elektrolit tidak mengandung ion-ion bebas.
Pertanyaan ke-2: Dari mana asal ion-ion bebas tersebut?
Jawab: Ion-ion bebas yang dikandung oleh larutan elektrolit berasal dari penguraian zat terlarut oleh molekul air atau dengan kata lain, zat terlarut mengalami reaksi ionisasi.
Pertanyaan ke-3: Apakah semua zat terlarut akan mengalami reaksi ionisasi?
Jawab: Tidak, hanya senyawa:
a. Garam
ciri utama: terbentuk oleh atom logam dengan nonlogam.
contoh: NaCl, KBr, AgSO4, MgF2, dll
b. Asam
ciri utama: senyawaannya mengandung atom H dan terletak di depan
contoh: HCl, HBr, HI, H2SO4, HNO3, H2S, dll
kecuali: H2O (air) dan CH3COOH (atom H, terletak di belakang)
c. Basa
ciri utama: senyawaanya mengandung OH (ion hidroksida) terletak di belakang
contoh: NaOH, Ca(OH)2, Al(OH)3, KOH, dll
kecuali: senyawaan alkohol (C2H5OH)
Sehingga dari jawaban ini, kalian dapat membedakan mana larutan elektrolit dan bukan. Nah, setelah kalian dapat membedakan larutan elektrolit dengan non elektrolit, perlu diketahui lagi bahwa larutan elektrolit itu terbagi 2 jenis, yaitu:
a. elektrolit kuat
b. elektrolit lemah
Pertanyaan ke-4: Mengapa larutan elektrolit terbagi dua?
Jawab: Karena perbedaan dalam proses ionisasi atau derajat disosiasinya
Pertanyaan ke-5: Apa yang dimaksud dengan derajat disosiasi?
Jawab: Derajat disosiasi adalah angka yang menunjukkan besaran jumlah mol zat yang terion dibagi dengan mol mula-mula, dengan rumus:
Elektrolit kuat memiliki nilai α = 1, sedangkan elektrolit lemah memiliki nilai 0 < α < 1.
Pertanyaan ke-6: Bagaimana cara membedakan elektrolit kuat dengan elektrolit lemah dalam soal?
Jawab: Mudah, Ingat! Senyawa yang termasuk elektrolit adalah Garam, Asam, dan Basa.
a. Garam, umumnya elektrolit kuat, kecuali garam yang sukar larut
b. Asam
asam kuat merupakan elektrolit kuat
asam lemah merupakan elektrolit lemah
c. Basa
basa kuat merupakan elektrolit kuat
basa lemah merupakan elektrolit lemah
Nah, sekarang. Untuk mengetahui mana Asam Kuat, Asam Lemah, Basa Kuat, dan Basa Lemah cukup hafalkan yang Kuat saja maka yang Lemah akan terhafalkan juga.
Pertanyaan ke-7: Lalu, bagaimana cara membedakan asam kuat dengan asam lemah dan basa kuatdengan basa lemah?
Jawab: Baca lagi jawaban pertanyaa sebelumnya. Cukup hafalkan saja yang kuat
A. Asam Kuat, ada 4 (diurutkan berdasarkan kekuatannya):
1. asam sulfat (H2SO4)
2. asam nitrat (HNO3)
3. asam-asam halida, kecuali HF (HCl, HBr, dan HI)
4. asam-asam oksihalogen, hanya:
a. asam halat (HXO3) HClO3, HBrO3, dan HIO3
b. asam perhalat (HXO4) HClO4, HBrO4, dan HIO4
B. Basa Kuat, ada 2:
1. basa dari kationnya golongan IA, kecuali H dengan Fr (LiOH, NaOH, KOH, RbOH, dan CsOH)
2. basa dari kationnya golongan IIA, kecuali Be dengan Ra (Mg(OH)2, Ca(OH)2, Sr(OH)2, dan Ba(OH)2)
Nah, selain senyawa di atas maka termasuk asam dan basa lemah. Bagaimana sekarang sudah dapat membedakan mana larutan elektrolit kuat dengan larutan elektrolit lemah.
Pertanyaan ke-8: Penjelasan di atas itu semuanyakan dalam teori, lalu bagaimana praktiknya?
Jawab: Okeh, Praktik yang dilakukan untuk membedakan Larutan Elektrolit Kuat,Elektrolit Lemah, dengan Non Elektrolit, dilakukan dengan menggunakan rangkaian alat di bawah ini:
Kesimpulan yang didapat:
Jenis Larutan Pengamatan Gelembung Gas Nyala Lampu Larutan Elektrolit Kuat Ada Terang Larutan Elektrolit Lemah Ada Redup Ada Tidak Menyala Larutan Non Elektrolit Tidak Ada Tidak Menyala
Dari tabel di atas, untuk membedakan larutan elektrolit dengan dengan non elektrolit cukup dilihat dari gelembung gas, sedangkan untuk membedakan larutan elektrolit kuat dengan elektrolit lemah cukup dilihat nyala lampu. (sumber: www.pojokimia.net )Ya, cukup sekian dulu postingan kali ini. Kalau masih kesusahan ya tanyakan saja sama yang lebih asli. Saya sendiri juga masih murid, jadi mungkin banyak salahnya. Arigatou Gozaimasu (^_^)/
The Kingdom of Ravensaga
By : Alfian Mulya Rachmandany
Raven Saga adalah nama kelas untuk kelas XI IPA 3 di SMAN 3 Magelang. Kepanjangannya adalah paRA eleVEN Sebelas ipA tiGA (Itu bukan tulisan alay, saya anti-alay). Nama itu merupakan hasil pemikiran 1 kelas (Ya butuh 1 kelas untuk mikirin nama kelas). Raven Saga terletak di lantai atas bersebelahan dengan perpustakaan. Walaupun sering nyetel musik yang keras2 gak karuan, sampai sekarang belum pernah ditegor petugas perpustakaan. Kelas Raven Saga merupakan kelas no.1 di atas dan tidak mempunyai saingan yang selevel. Isinya banyak yang gak normal. Ya mungkin itu saja yang bisa saya ucapkan, untuk lebih lanjut silahkan hubungi ketua kelas atau siapapun selain saya (mau nenek anda juga silahkan).
Wali Kelas:
Bu Dyah Nugraheni, S.Pd
Ketua Kelas:
![]() |
Wakil Ketua:
![]() |
| Ryo Gunawan A. |
Sekretaris:
![]() |
| Anita Sari |
![]() |
| Danang Wahyu N. |
Bendahara:
![]() |
| Annisa Ratry Aprillia |
![]() |
| Citra Indriastuti |
Pasukan:
![]() |
| Alfian Mulya R. |
![]() |
| Dini Kardiana S. |
![]() |
| Erhan Yusuf W. |
![]() |
| Eri Darmayanti |
![]() |
| Fuat Akrom |
![]() |
| Hannifah F. |
![]() |
| Imbang Sri W.W. |
![]() |
| Karentia P.R. |
![]() |
| Listyowati |
![]() |
| Magista Bella P. |
![]() |
| Lita Aprillia |
![]() |
| Moch Ari S. |
![]() |
| Narotama |
![]() |
| Natasha C.S. |
![]() |
| Nega Ikitara S. |
![]() |
| Nia Handayani |
![]() |
| Nurlatif Dalhariawan |
![]() |
| Rachmadilla Amida Y. |
![]() |
| Rany Kurniawati |
![]() |
| Ratna Ramadhan |
![]() |
| Rurin Yutri R. |
![]() |
| Shadia Marcellea S. |
![]() |
| Siti Nurkhayati |
![]() |
| Ulfa Nur R. |
![]() |
| Woro Indra K. |
![]() |
| Ziadatu Rizka R. |
Tag :
Others
,
Rangkuman Singkat Mater Larutan Buffer
By : Alfian Mulya Rachmandany
Berikut adalah salah satu rangkuman materi Larutan Buffer yang saya dapat dari internet, monggo dipelajari. :D :D
Larutan buffer adalah:
a. Campuran asam lemah dengan garam dari asam lemah tersebut.
Contoh:
- CH3COOH dengan CH3COONa
- H3PO4 dengan NaH2PO4
Contoh:
- CH3COOH dengan CH3COONa
- H3PO4 dengan NaH2PO4
b. Campuran basa lemah dengan garam dari basa lemah tersebut.
Contoh:
- NH4OH dengan NH4Cl
Contoh:
- NH4OH dengan NH4Cl
Sifat larutan buffer:
- pH larutan tidak berubah jika diencerkan.
- pH larutan tidak berubah jika ditambahkan ke dalamnya sedikit asam atau basa.
- pH larutan tidak berubah jika diencerkan.
- pH larutan tidak berubah jika ditambahkan ke dalamnya sedikit asam atau basa.
CARA MENGHITUNG LARUTAN BUFFER
1. Untuk larutan buffer yang terdiri atas campuran asam lemah dengan garamnya (larutannya akan selalu mempunyai pH < 7) digunakan rumus:
[H+] = Ka. Ca/Cg
pH = pKa + log Ca/Cg
dimana:
Ca = konsentrasi asam lemah
Cg = konsentrasi garamnya
Ka = tetapan ionisasi asam lemah
Ca = konsentrasi asam lemah
Cg = konsentrasi garamnya
Ka = tetapan ionisasi asam lemah
Contoh:
Hitunglah pH larutan yang terdiri atas campuran 0.01 mol asam asetat dengan 0.1 mol natrium Asetat dalam 1 1iter larutan !
Ka bagi asam asetat = 10-5
Ka bagi asam asetat = 10-5
Jawab:
Ca = 0.01 mol/liter = 10-2 M
Cg = 0.10 mol/liter = 10-1 M
Cg = 0.10 mol/liter = 10-1 M
pH= pKa + log Cg/Ca = -log 10-5 + log-1/log-2 = 5 + 1 = 6
2. Untuk larutan buffer yang terdiri atas campuran basa lemah dengan garamnya (larutannya akan selalu mempunyai pH > 7), digunakan rumus:
[OH-] = Kb . Cb/Cg
pOH = pKb + log Cg/Cb
dimana:
Cb = konsentrasi base lemah
Cg = konsentrasi garamnya
Kb = tetapan ionisasi basa lemah
Cb = konsentrasi base lemah
Cg = konsentrasi garamnya
Kb = tetapan ionisasi basa lemah
Contoh:
Hitunglah pH campuran 1 liter larutan yang terdiri atas 0.2 mol NH4OH dengan 0.1 mol HCl ! (Kb= 10-5)
Jawab:
NH4OH(aq) + HCl(aq) ® NH4Cl(aq) + H2O(l)
mol NH4OH yang bereaksi = mol HCl yang tersedia = 0.1 mol
mol NH4OH sisa = 0.2 – 0.1 = 0.1 mol
mol NH4Cl yang terbentuk = mol NH40H yang bereaksi = 0.1 mol
Karena basa lemahnya bersisa dan terbentuk garam (NH4Cl) maka campurannya akan membentuk Larutan buffer.
mol NH4OH sisa = 0.2 – 0.1 = 0.1 mol
mol NH4Cl yang terbentuk = mol NH40H yang bereaksi = 0.1 mol
Karena basa lemahnya bersisa dan terbentuk garam (NH4Cl) maka campurannya akan membentuk Larutan buffer.
Cb (sisa) = 0.1 mol/liter = 10-1 M
Cg (yang terbentuk) = 0.1 mol/liter = 10-1 M
pOH = pKb + log Cg/Cb = -log 10-5 + log 10-1/10-1 = 5 + log 1 = 5
Cg (yang terbentuk) = 0.1 mol/liter = 10-1 M
pOH = pKb + log Cg/Cb = -log 10-5 + log 10-1/10-1 = 5 + log 1 = 5
pH = 14 – p0H = 14 – 5 = 9
(Sumber: www.chem-is-try.org)
Sekian rangkuman singkat mengenai Larutan Buffer. Untuk lebih jelasnya bisa dicari di buku paket atau konsultasi ke guru kimia terdekat. Arigatou Gozaimasu (^_^)/





































