Popular Post

Posted by : Alfian Mulya Rachmandany January 23, 2013

Okeh ..., untuk postingan yang pertama ini, saya akan memposting tentang rangkuman materi Reaksi Reduksi dan Oksidasi. Untuk kalian - kalian yang kesusahan, bisa mungkin coba materi ini. Bisa saja materi ini membantu pembelajaran anda semua :) :)

Overview:
Materi Reaksi Reduksi-Oksidasi merupakan materi Kimia yang diberikan kepada siswa SMA/MA kelas X di semester 2. Materi ini diberikan setelah siswa menguasai materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit 

Pertanyaan ke-1:
Apa sih yang dimaksud dengan Reaksi Reduksi dan Oksidasi?
Jawab:
Reaksi Reduksi dan Oksidasi mempunyai 3 jenis definisi.
 Tanya:
 Apa aja tuh?
Jawab:
Nih! Yang ke:
1.   berdasarkan atom oksigen (O)
      Reduksi adalah spesi yang kehilangan atom O-nya
      Oksidasi adalah spesi yang bertambah atom O-nya
      reaksi:
             Fe2O3  +  C  à  Fe  +  CO2
             jadi:
                   Fe2O3  à  Fe
                         (Fe dari Fe2O3 mengalami reduksi, awalnya punya 2 atom O dan akhirnya tidak ada atom O)
                   C  à  CO2
                         (C mengalami oksidasi, awalnya tidak punya O dan akhirnya punya 2 atom O)

2.   berdasarkan elektron
      Reduksi adalah spesi yang menerima elektron (elektron ada di bagian kiri)
      Oksidasi adalah spesi yang melepas elektron (elektron ada di bagian kanan)
      reaksi:
             Fe2+  +  2e-  à  Fe
                   (Fe2+ mengalami reduksi, elektron ada di sebelah kiri)
             Cu  à  Cu2+  +  2e-
                   (Cu mengalami oksidasi, elektron ada di sebelah kanan)

3.   berdasarkan biloks (bilangan oksidasi)
      Reduksi adalah spesi yang mengalami penurunan biloks
      Oksidasi adalah spesi yang mengalami penambahan biloks
      reaksi:
reduksi-oksidasi
             jadi:
                   Zn mengalami oksidasi, biloks naik dari 0 ke +2
                   Atom H dari HCl, biloks turun dari +1 ke 0

Pertanyaan ke-2:
Lalu, ada istilah reduktor dan oksidator, apa lagi itu?
Jawab:
ü  Reduktor atau pereduksi adalah senyawa yang menyebabkan senyawa lain mengalami reduksi (dia sendiri mengalami oksidasi)
ü  Oksidator atau pengoksidasi adalah senyawa yang menyebabkan senyawa lain mengalami oksidasi (dia sendiri mengalami reduksi)
contoh:
oksidator = pengoksidasi
       jadi:
             Zn sebagai pereduksi/reduktor
             HCl sebagai pengoksidasi/oksidator

Pertanyaan ke-3:
Ada tidak yah? Satu atom mengalami dua peristiwa sekaligus (mengalami reduksi dan juga oksidasi)?
Jawab:
Ada, itu yang dikenal dengan reaksi autoredoks atau disproporsionasi
Bisa diperjelas!
Jawab:
Reaksi autoredoks atau disproporsionasi adalah reaksi redoks di mana satu unsur/atom mengalami reaksireduksi dan oksidasi sekaligus
Contoh:
      Jadi:
             Cl mengalami reduksi dan oksidasi
Tapi, reaksi autoredoks atau disproporsionasi bukan hanya seperti reaksi di atas. Dapat juga seperti reaksi di bawah ini:
Kalau reaksi pertama 1 menjadi 2, sedangkan pada reaksi kedua 2 menjadi 1.

Pertanyaan ke-4:
Apa sih penerapan reaksi reduksi-oksidasi (redoks) ini dalam kehidupan sehari-hari?
Jawab:
1.     Pengolahan limbah (dengan lumpur aktif)
Prinsipnya dengan mengoksidasi bahan-bahan limbah (organik maupun non organik) dengan bantuan mikrookganisme (Escherichia coli, Enterobacter, Sphaerotilus natans, Beggatoa, Achromobacter, Fla-vobacterium, dan Pseudomonas) agar lebih mudah diolah lebih lanjut.
2.      Sel Volta
Merupakan sumber energi listrik siap pakai (seperti: baterai dan accumulator)
(Sumber: www.pojokimia.net)

Sekian rangkuman redoksnya. Kalau misalnya masih ada yang bingung bisa dikonsultasikan ke guru kimi terdekat. Arigatou Gozaimasu (^_^)/

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 Ravensaga Company - Date A Live - Powered by Blogger - Design Edited by Alfian M.R.